Animo Masyarakat Tinggi, PDAM Bantul Usulkan Tambahan Sambungan MBR
Rabu, 15 Januari 2020 11:47 WIB

Direktur+PDAM+Bantul

BANTUL (wartakonstruksi.com) - PDAM Tirta Dharma Kabupaten Bantul terus berupaya mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat, tak terkecuali masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Animo kelompok ini cukup tinggi untuk melakukan penyambungan instalasi air minum.

Nah, merespons tingginya animo MBR ini PDAM Bantul mengajukan usulan tambahan calon penerima sambungan MBR ke Dirjen Cipta Karya. Tambahan usulan yang diajukan sebanyak 500 sambungan dari usulan semula sebanyak 1.500 sambungan.

Baca juga

"Animo masyarakat sangat tinggi sehingga kita minta ke Cipta Karya untuk bisa ditambah menjadi 2.000. Jadi tambah 500 sambungan dari usulan kita 1.500 menjadi 2.000 sambungan. Tahun 2019 sambungan MBR kita 1.500," ucap Arinto Hendro Budiantoro SE, Direktur PDAM Bantul, kemarin.

Menurut Arinto, saat ini tahapan proses baru di tahap prabaseline survei terhadap 2.300-an calon penerima manfaat sambungan MBR. Calon penerima manfaat sebagian besar tersebar di Kecamatan Pajangan, Sedayu dan Bangunjiwo Kasihan.

Disinggung terkait hibah berbasis kinerja yang diluncurkan Ditjen Cipta Karya, Arinto menyebut bahwa PDAM Bantul sebenarnya mendapat kesempatan untuk mendapatkan program ini. Hanya saja PDAM Bantul akhirnya melepas program itu karena keterbatasan penyertaan modal pemerintah (PMP).

"Padahal program itu sangat baik sekali tapi kita ada keterbatasan PMP, jadi gak bisa ikut. Tahun ini penyertaan modal khususnya untuk PDAM kan tidak ada. Kemarin dari beberapa yang diundang Bantul dapat kesempatan sebenarnya," jelasnya.

Ditambahkan, program hibah berbasis kinerja sebenarnya cukup baik dan positif bagi PDAM Bantul. Program itu akan membantu dari sisi internal dan ada value untuk penguatan modal. "Sangat menarik. Kalau nanti tahun depan ada lagi kami akan ikut," tambahnya

Penulis : O-Kz
Editor : Dodi Pranata
COMMENTS
Belum ada komentar dari pembaca

Opini

Popular News