Duh, Taman Underpass Kentungan Gak Dirawat. Problem ‘Jeglongan’ dan Rembesan Tak Kunjung Selesai
Rabu, 30 Desember 2020 06:40 WIB

taman+underpass+kentungan+tak+dirawat

SLEMAN (wartakonstruksi.com) – Membangun memang lebih mudah daripada merawat. Hal ini juga tampak pada underpass Kentungan. Perawatan bagian proyek senilai Rp 101 miliar itu, tidak optimal bahkan tidak ada untuk fasilitas pendukungnya.

Lihat saja pada bagian taman yang kini terlihat mengenaskan. Taman di bagian atas underpass garapan PT. Istaka Karya itu tidak dirawat. Taman banyak ditumbuhi rumput liar, belum lagi sampah plastik yang mengotori kawasan tersebut.

Baca juga

Ternyata rumput liar tidak hanya dibiarkan tumbuh pada bagian taman saja. Ada juga rumput liar yang tumbuh di bagian akses keluar masuk underpass. Hal ini tentu disayangkan karena proyek ini digarap bukan dengan jumlah uang yang sedikit.

Pramita, salah satu pengguna jalan ditemui di dekat underpass mengungkapkan, sejak awal sudah banyak masalah di underpass tersebut. Secara kasat mata terlihat di bagian dalam selalu ada rembesan air yang masih ada sampai sekarang.

“Dari dulu sudah ada itu, mungkin memang garapannya tidak bagus jadi air bisa merembes. Atau mungkin juga ada teknis yang keliru jadinya begitu. Menurut saja harusnya enggak rembes gitu sih,” ucap Pramita.

Prasetya, pengguna jalan lain menambahkan bagian saluran pada akses keluar masuk underpass sangat berbahaya. ‘gronjalan’ di akses itu bisa membuat pengendara dengan kecepatan sedang kaget bahkan kehilangan keseimbangan karena terlalu tinggi.

“Ada beberapa kali perbaikan setelah ramai di medsos, tapi ya sama saja, malah tambah gak nyaman. Beda sama yang di Jombor, jalannya halus. Ini malah membahayakan,” keluhnya.

Pantauan media ini, pada bagian dalam underpass sisi utara masih ada water barrier yang dipasang alakadarnya. Pada bagian saluran, tampak besi penahan yang terbuka mendongak ke atas. Entah sengaja atau tidak, tapi ini sudah berlangsung agak lama dan seharusnya bisa segera diatasi karena jalanan itu diakses banyak kendaraan.

 

Penulis : Joseph Timur
Editor : ED WK006
COMMENTS
Belum ada komentar dari pembaca

Opini

Popular News