SLEMAN (wartakonstruksi.com) – Masyarakat yang melintas di ruas jalan Dayu – Krapyak, Sleman diminta lebih hati-hati. Dinas PUPKP Sleman sedang melakukan perbaikan ruas jalan tersebut yang dimulai sejak awal September 2025 dan ditarget selesai pada 8 Desember 2025 mendatang.
Ketua Tim Kerja Pemeliharaan Jalan dan Jembatan, Dinas PUPKP Sleman, Suparman ST MT mengungkapkan, perbaikan ruas jalan Dayu - Krapyak memang tidak dapat dilaksanakan secaara terburu-buru. Sebab di sepanjang ruas jalan tersebut terdapat banyak utilitas terutama pipa air minum.
Baca juga
“Panjang ruas yang diperbaiki 1.719 meter. Tanggal kontraknya 11 Agustus dan sesuai jadwal pekerjaan haarus selesai 8 Desember mendatang,” kata Suparman.
Prasetyo Nugroho, selaku pelaksana lapangan mengatakan, lokasi pekerjaan bersinggungan dengan infrastruktur vital seperti kabel optik dan pipa PDAM. Pihaknya harus rutin berkoordinasi dengan pihak terkait agar pekerjaan berjalan lancar tanpa menimbulkan gangguan layanan.
![{$lg[1]}](https://mail.wartakonstruksi.com/upload/09-2025/Ruas-Jalan-Dayu-Krapyak--20-16.jpg)
“Koordinasi semacam ini sangat krusial mengingat kerusakan pada jaringan utilitas bisa berdampak luas bagi masyarakat,” katanya Prasetyo.
Ruang lingkup pekerjaan, lanjut dia, mencakup perbaikan agregat LPA, pengaspalan dengan lapisan ACBC/ACWC, serta pembangunan saluran drainase baru. Drainase menjadi perhatian utama karena genangan air sering muncul di sekitar simpang Dayu hingga ke arah timur, terutama ketika hujan deras turun.
Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu kenyamanan pengendara, tetapi juga memicu kerusakan jalan yang lebih cepat. Melalui pembangunan saluran baru, diharapkan air dapat teralirkan dengan baik sehingga daya tahan jalan semakin panjang.
Selain aspek teknis, proyek ini juga dipandang strategis dari sisi sosial-ekonomi. Jalan yang lebih baik akan mendukung kelancaran aktivitas harian masyarakat, mulai dari akses ke sekolah, tempat kerja, hingga pasar.
Perekonomian lokal diprediksi ikut terdorong, karena distribusi barang dan mobilitas pelaku usaha menjadi lebih mudah. Bahkan, nilai properti di kawasan sekitar berpotensi meningkat seiring dengan peningkatan kualitas infrastruktur jalan.
Meski membawa manfaat besar, proyek ini tentu menimbulkan dampak sementara bagi pengguna jalan. Selama pekerjaan berlangsung, arus lalu lintas akan diatur dengan sistem buka-tutup secara situasional. Pengendara diminta bersabar dan mematuhi rambu yang terpasang, serta mengikuti arahan petugas di lapangan. Hal ini penting demi menjaga keselamatan bersama sekaligus mempercepat proses pekerjaan agar tidak menimbulkan keterlambatan.
Prasetyo menegaskan bahwa seluruh tim berkomitmen menuntaskan proyek sesuai target waktu dengan standar kualitas yang ditetapkan. “Kami optimistis pekerjaan ini rampung tepat waktu dan hasilnya benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya penuh keyakinan.
Dia juga menambahkan bahwa pihaknya tetap membuka ruang komunikasi dengan warga sekitar, sehingga jika ada kendala di lapangan bisa segera diatasi.
Dengan rampungnya proyek pemeliharaan jalan ini, ruas Dayu–Krapyak diharapkan tidak lagi menjadi titik rawan genangan air maupun kerusakan jalan. Ke depan, jalur ini akan menjadi lebih layak dilalui, aman, dan nyaman, sekaligus mendukung aktivitas sosial-ekonomi masyarakat Sleman dan sekitarnya.
| Penulis | : WK 002 |
| Editor | : Dodi, S.H., M.H |