Jalan Clereng Gemulung Baru Rampung Dicor, Lha Kok Sudah Ada yang Retak
Selasa, 30 Juli 2019 06:18 WIB

Cor+beton+jalan+Clereng+-+Gemulung+mulai+retak.+Foto%3A+Bhisma+Bharata

KULONPROGO (wartakonstruksi.com) - Proyek peningkatan Jalan Clereng - Gemulung yang berada di wilayah Pedukuhan Secang Desa Sendangsari, baru saja menyelesaikan proses cor beton. Tapi sayang sudah ditemukan adanya keretakan dalam segmen cor beton serta pengecoran antar dua segmen yang tidak rapat pada cor beton yang baru selesai 15 hari lalu itu.

Pantuan di lokasi ditemukan keretakan pada segmen cor beton terjadi di dua titik. Selain itu antar dua segmen yang tidak terpasang dengan rapat, juga tampak jelas terlihat, bahkan antar dua segmen tersebut memiliki jarak sekitar tidak kurang dari 7 sentimeter dengan besi cor yang juga tampak mencuat.

Baca juga

Hari Subagyo, Koordinator Konsultan Pengawas proyek mengamini temuan itu.  Menurut dia, terkait adanya dua titik retakan dalam cor beton akan segera dicari penyebabnya dan kemudian diperbaiki oleh pelaksanan proyek lantaran proyek tersebut belum sepenuhnya selesai.

“Nanti kita cari dulu penyebabnya, dan pekerjaan itu kan juga belum sepenuhnya selesai. Kalau sudah ketemu nanti dari pihak pelaksana bisa memperbaiki. Bisa saja dicor lagi atau dengan lem beton,” ungkap Hari.

{$lg[1]}
Besi ukuran besar terlihat pada bagian antar segmen cor beton jalan Clereng - Gemulung. Foto: Bhisma Bharata

Proyek peningkatan jalan Clereng – Gemulung sempat menimbulkan polemik lantaran warga menganggap ada perubahan titik lokasi pekerjaan secara mendadak. Proyek sendiri bernilai Rp 1 miliar lebih dengan volume panjang mencapai kisaran 740 meter dan volume lebar 4 meter serta ketebalan mencapai 20 cm dan digarap CV. Mahamboro Digdaya.

Proyek peningkatan Jalan Clereng – Gemulung ini, memiliki sejumlah pekerjaan yang juga harus diselesaikan, antara lain, cor beton, loning, talud serta pekerjaan bahu jalan. “Kalau sampai minggu kemarin, progresnya sudah dikisaran 90 persen, sekarang kan tinggal pekerjaan kecil – kecil itu. Dan nantinya kan masih ada juga masa pemeliharaan selama 6 bulan, sehingga masih terus ada perbaikan,” pungkas Hari.

 

 

Penulis : Bhisma Bharata
Editor : Sodik
COMMENTS
Belum ada komentar dari pembaca

Opini

Popular News