MPP Kota Yoga Didorong Terus Tingkatkan Pelayanan
Kamis, 10 Juli 2025 06:26 WIB

Monev+MPP+Kota+Yogya

YOGYAKARTA (wartakonstruksi.com) – Pemerintah Kota (Pemkot) Yogya terus mendorong seluruh instansi ataupun lembaga yang membuka layanan di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Yogya agar meningkatkan pelayanannya.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kadri Renggono, mengungkapkan bahwa penyelenggaraan MPP merupakan implementasi dari upaya Pemkot Yogya untuk meningkatkan kualitas dan kemudahan akses pelayanan publik bagi masyarakat.

Baca juga

Menurutnya peningkatan kualitas layanan di MPP ini sesuai komitmen Pemkot Yogya dalam memberikan kemudahan, efisiensi dan kecepatan pelayanan publik.

"Pemkot Yogya berkomitmen untuk terus memperbaiki maupun menambah layanan dan inovasi agar masyarakat bisa mendapatkan pelayanan cepat, tepat dan akurat di MPP Kota Yogya," jelasnya.

Kadri menilai keberadaan MPP Kota Yogya menjadi satu pertanda bahwa kewajiban utama Pemkot Yogya untuk menyediakan fasilitas pelayanan terpadu kepada masyarakat.

"Upaya meningkatkan pelayanan harus terus dilakukan karena masyarakat kini menginginkan segala sesuatu yang praktis, cepat, dan aman," ujarnya.

Sementara itu Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Yogya Budi Santoso mengatakan hingga kini terdapat ada 31 lembaga baik lembaga pemerintah maupun swasta yang tergabung di MPP Kota Yogya.

"Sedangkan untuk layanan kita ada 130 jenis layanan, baik itu layanan perizinan dan non perizinan serta layanan MPP digital," ujarnya.

Pihaknya mencatat hingga semester satu tahun 2025 pengunjung loket MPP Kota Yogya mencapai sekitar 77.908 dan layanan yang paling banyak diakses adalah pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Yogya.

Terkait peningkatan pelayanan pihkanya telah menambahkan beberapa layanan seperti layanan Klinik Perizinan dan Investasi (kliper invest), rakon takon dan kopi jos pada ruang icu perizinan dan investasi, serta adanya layanan penjemputan ke MPP dan home care bagi masyarakat difabel dan lansia.

 

Penulis : WK 002
Editor : Dodi Pranata
COMMENTS
Belum ada komentar dari pembaca

Opini

Popular News