Pastikan Malioboro Tetap Bersih, Pemkot Operasikan 2 Scrubber Dryer
Selasa, 23 Juli 2019 16:37 WIB

Walikota+Yogyakarta+mencoba+scrubber+dryer+yang+akan+dioperasikan+di+Malioboro

YOGYAKARTA (wartakonstruksi.com) – Kebersihan kawasan pedestrian Malioboro mendapat atensi penuh Pemkot Yogyakarta. Guna memastikan kebersihan kawasan ikonik itu tetap terjaga, Pemkot Yogyakarta melalui UPT Malioboro mengoperasikan dua alat scrubber dryer atau alat pembersih lantai.

Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti menjelaskan, alat tersebut akan digunakan setiap hari dengan tujuan untuk memastikan kondisi pedestrian di sepanjang Jalan Malioboro dalam kondisi yang bersih sehingga pengunjung nyaman.

Ia menekankan meski beroperasional setiap hari, untuk waktunya ia kembalikan lagi sesuai dengan kebutuhan. "Waktunya fleksibel, sesuai kebutuhan yang pasti setiap hari harus ada di sini," tegas Haryadi saat mencoba scrubber dryer berbarengan dengan momen Selasa Wage.

Malioboro, kata Haryadi, adalah kawasan premium yang ada di Kota Yogyakarta karena menjadi jantung wisata di kota tersebut, sehingga membutuhkan penanganan yang lebih baik untuk menjaga kebersihan agar wisatawan tetap nyaman. Dengan adanya 2 alat tersebut, ia berharap kotoran yang ada di teraso Malioboro akan bersih secara sempurna.

“Memang sudah ada gerakan Selasa Wage yaitu PKL libur dan bergotong royong membersihkan Malioboro dengan disapu atau disiram air. Namun, lantai pedestrian yang terbuat dari teraso belum bisa bersih maksimal,” katanya.

Untuk itu, lanjutnya, diperlukan mesin untuk menyikat sekaligus mengepel dan mengeringkan lantai pedestrian hingga benar-benar bersih.

Kepala UPT Malioboro, Ekwanto mengatakan, pihaknya sudah melakukan studi banding dan melihat bagaimana alat tersebut bekerja. “Pembersihan pedestrian bisa dilakukan mudah dan lantai pedestrian pun bersih,” ujarnya

Saat ini, UPT Malioboro mengandalkan 25 tenaga kebersihan yang terbagi dalam tiga shift untuk menjaga kebersihan Malioboro.

 

Penulis : ED-WK01
Editor : Dodi Pranata
COMMENTS
Belum ada komentar dari pembaca

Opini

Popular News