SLEMAN (wartakonstruksi.com) - Proyek pembangunan pengendali banjir di wilayah selatan Kulonprogo mulai dikebut. Proyek multiyears yang menggarap prasarana di Kali Progo Cs dan Kali Serang Cs tersebut, kini sudah masuk pada tahun terakhir. Bulan Oktober mendatang, pekerjaan mayor ditargetkan sudah selesai dilaksanakan.
PPK Sungai Pantai II BBWS Serayu Opak, Aris Fajar Suryono ST Kepada wartakonstruksi.com, Rabu (17/7/2019) di kantornya mengatakan, sejauh ini progres pekerjaan masih dalam kondisi aman, keduanya on progress. Progress pekerjaan keduanya sudah di atas 70 persen.
Kendati demikian, Aris menekankan kepada pelaksana proyek untuk melakukan percepatan. Ia meminta untuk pekerjaan mayor bisa diselesaikan paling lambat di bulan Oktober, sehingga menjelang akhir kontrak nanti, sisanya tinggal melaksanakan pekerjaan perapihan.
"Kita minta kepada pelaksana untuk segera menyelesaikan pekerjaan mayor, paling lambat bulan Oktober udah clear, nantinya tinggal pekerjaan perapihan saja," pinta Aris.
Kali Serang Cs masih harus menyelesaikan pekerjaan mayor parapet peni, karena sampai saat ini, kata dia, masih kurang 1,6 km yang belum dibangun. Selain itu pekerjaan pintu-pintu air yang jumlahnya lumayan banyak juga belum terpasang. “Untuk Wojoalur parapet sudah nyambung ke pintu-pintu air, tinggal bagian atas parapet,” sambung dia.
Sementara itu, untuk pekerjaan Kali Progo Cs, pekerjaan mayor yang belum selesai pembangunan 2 jembatan yang melintang di aliran Haisero. Selain itu merampungkan bronjong di Kaligawe sepanjang 150 meter serta pintu-pintu air, terutama pintu air yang ada di pulopete.
Proyek pembangunan pengendali banjir ini, lanjut dia, nantinya akan berfungsi sebagai pengamanan sarana dan prasarana umum yang ada di wilayah tersebut, salah satunya Bandara YIA (Yogyakarta International Airport, red).
| Penulis | : D-PS |
| Editor | : Sodik |