YOGYAKARTA (wartakonstruksi.com) – Proyek Pembangunan pasar Terban selesai dikerjakan. Pasar yang akan menampung 500-an pedagang ini ditargetkan bisa dioperasionalkan paling lambat pertengahan Desember mendatang.
Ir. Haryo Satriawan ST MM, Kepala Satker Prasarana Strategis DIY mengungkapkan, proyek pembangunan pasar Terban selesai sesuai jadwal yakni tanggal 16 September lalu dengan masa pemeliharaan 6 bulan. Pasar Terban diserahkan ke Pemkot Yogyakarta, Rabu (22/10/2025) agar bisa segera digunakan.
Baca juga
“Pemeliharaannya 6 bulan. Selama masa pemeliharaan kalau ada kerusakan struktural bangunan misal bocor, itu jadi tanggungan kami. Tapi kalau kerusakan karena pemakaian, itu jadi tanggung jawab Pemkot karena sudah diserahkan,” kata Haryo, usai penyerahan pasar Terban.
Haryo menjelaskan, sebelum kontrak pekerjaan, sebagaimana disampaikan Sekda Kota Yogyakarta, ada tiga tahapan dalam proses revitalisasi pasar Terban. Yaitu pra pembangunan, selama proses pembangunan dan pasca pembangunan.
![{$lg[1]}](https://mail.wartakonstruksi.com/upload/10-2025/tinjau-pasar-terban--23-08.jpg)
“Pra pembangunan tanggung jawabnya ada di Pemkot, pembangunan di kami. Dan sekarang pasca pembangunan, dalam arti pemindahan pedagang kapan, penataan pedagang apa saja, itu ada di Pemkot,” jelasnya.
Haryo menambahkan, setelah penyerahan, masih akan ada pembangunan tempat parkir portable yang akan dilakukan oleh Pemkot. “Konsep parkirnya seperti yang ada di halaman Balai Kota. Tapi itu nanti yang membangun dari Pemkot,” tambahnya.
![{$lg[1]}](https://mail.wartakonstruksi.com/upload/10-2025/Pasar-terban-usai-revitalisasi--23-08.jpg)
Kepala Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta, Veronica Ambar Ismuwardani, SIP mengatakan, operasional pasar Terban ditarget paling lambat pada pertengahan Desember 2025. Sebab, masih ada beberapa hal yang perlu dikondisikan agar pasar siap ditempati pedagang.
“Seperti perapian di beberapa titik, kemudiaan tempat parkir dan fasilitas lain. Kami sedang berproses ke sana, paling tidak Desember atau selambatnya pertengahan Desember sudah dioperasionalkan,” katanya.
Ambar memastikan Pemkot sudah bertemu dan berkomunikasi dengan pedagang terkait penempatan pasar Terban. Dan seluruh pedagang maupun PKL sudah menandatangani kesiapan untuk masuk.
Nantinya, lanjut Ambar, dari tiga lantai pasar Terban, lantai 1 akan ditempati pedagang lama eksisting, lantai 2 akan ditempati PKL permak jeans, buku dan lainnya, kemudiaan lantai 3 untuk foodcourt. “Totalnya ada 500-an pedagang yang akan menempati pasar Terban,” pungkasnya.
| Penulis | : WK 002 |
| Editor | : Dodi, S.H., M.H |