KULON PROGO (wartakonstruksi.com) — Progres pembangunan pengaman Pantai Congot di Kabupaten Kulon Progo, telah menyentuh angka 97 persen. Capaian yang lebih cepat dari target ini dinilai sebagai bentuk keberhasilan percepatan pekerjaan dan jadi “kado” Hari Bhakti PU ke-80 yang akan diperingati pada 3 Desember mendatang.
PPK SUPAN II pada Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWS-SO), Dicky Maulana, ST., M.Eng., mengatakan bahwa progres pekerjaan konstruksi per 25 November 2025 telah mencapai 97 persen. Capaian tersebut menunjukkan komitmen untuk memastikan perlindungan pesisir dapat segera optimal. Penyelesaian yang hampir tuntas menjadi momentum positif menjelang Hari Bhakti PU sekaligus bukti konsistensi pelaksanaan pekerjaan di lapangan.
Baca juga
Dicky menyebutkan bahwa pekerjaan konstruksi proyek ini meliputi beberapa item, di antaranya pembangunan dua groin, masing-masing sepanjang 75 meter dengan lebar atas 6 meter. Struktur itu disusun menggunakan blok beton berukuran 2,4 ton dan 4,8 ton pada bagian inti, serta tetrapod berbobot 2, 3, 4, hingga 7 ton sebagai lapis lindung. Material tersebut dirancang untuk menghadapi kuatnya arus dan gelombang laut selatan.
Groin, jelas Dicky, berfungsi menangkap sedimentasi sepanjang garis pantai untuk mengurangi abrasi yang selama ini mengancam kawasan sekitar, termasuk Yogyakarta International Airport (YIA). Selain itu, keberadaan groin diharapkan dapat membantu menstabilkan garis pantai dari perubahan akibat dinamika gelombang.
![{$lg[1]}](https://mail.wartakonstruksi.com/upload/11-2025/Pengaman-pantai-Congot--28-05.jpg)
Selain pembangunan groin, lanjut dia, proyek ini juga mencakup pembangunan revetment atau parapet yang berfungsi mengurangi limpasan air laut akibat run-up gelombang. Struktur pelindung tersebut dibutuhkan karena gelombang tinggi kerap mencapai jalan evakuasi di sisi bandara YIA dan berpotensi mengganggu keselamatan masyarakat.
Proyek pengaman pantai ini dilaksanakan berdasarkan kontrak yang berjalan sejak 27 Maret hingga 22 Desember, dengan nilai pekerjaan sebesar Rp 93.003.975.140 yang pekerjaan dilaksanakan oleh PT. Aneka Dharma Persada (ADP).
“Dengan progres yang hampir rampung, proyek pengaman Pantai Congot diharapkan dapat memberikan perlindungan lebih kuat terhadap abrasi dan limpasan gelombang, sekaligus menjaga keberlangsungan infrastruktur vital di kawasan tersebut, yakni Bandar Udara Internasional Yogyakarta (YIA),” pungkasnya.
| Penulis | : WK 002 |
| Editor | : Dodi, S.H., M.H |