SLEMAN (wartakonstruksi.com) – Masjid Agung Dr. Wahidin Soediro Hoesodo atau Masjid Agung Sleman terus bersolek. Setelah dibangunkan menara dan ditata bagian depannya, masjid kebanggaan warga Sleman ini bakal ditambah fasilitasnya berupa underground parking spaces (UPS) atau ruang parkir bawah tanah.
Konsekuensinya, bangunan toilet yang terletak di sisi utara dan selatan masjid akan dibongkar total, seperti yang disampaikan Kepala Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Sunarto ST MT kepada wartakonstruksi.com, Senin (24/12/2019).
Baca juga
"Bangunan toilet akan kita bongkar total, akan dibangun parkir bawah tanah untuk motor dan mobil termasuk tempat wudhu tapi di atas juga ada tempat parkir, masa pengerjaan diperkirakan dalam waktu 1 tahun," kata Sunarto.
Meski begitu, belum diketahi berapa anggaran yang dibutuhkan untuk proyek tersebut. "Anggarannya belum pasti," jelasnya.
Selain itu, kata dia, pada bagian selatan menara, bangunan tempat wudhu yang semula di atas akan dibongkar juga. "Kalau yang di bagian selatan pada bangunan bawah tanah hanya diperuntukan untuk fasilitas tempat wudhu dan tolilet, di atasnya bisa dimanfaatkan untuk parkir kendaraan roda 2," imbuhnya.
Di bagian selasar masjid, lanjutnya, akan ditambah faset, dengan tanpa merombak bangunan pokok. "Desain faset akan menyesuaikan ornamen pada menara dan bangunan pada halaman masjid," ungkapnya.
Seperti pernah diberitakan media ini, menara Masjid Agung (MMA) Sleman dibangun dalam 2 tahap pada 2018- 2019, dikerjakan oleh dua kontraktor asal Surabaya. Tahap pertama dikerjakan kontraktor pelaksana PT. Anggaza Widya Ridhamulia dan tahap dua digarap oleh PT. Jaya Semanggi Enjiniring dengan total anggaran senilai Rp 12,2 miliar.
Dana cukup besar juga terserap untuk mendanai proyek penataan halaman menara masjid agung meliputi pekerjaan gapura dan kolam air mancur pada 2019, dengan total anggaran mencapai Rp 1,2 miliar dengan pelaksana CV. Wahyu Intan.
| Penulis | : Eko Purwono |
| Editor | : Sodik |