Titik Kemacetan Berpindah Paska Operasional Underpass Kentungan, PJN Kaji Arus Lalin Arteri Utara
Sabtu, 14 Maret 2020 07:12 WIB

Kepala+Satker+PJN+wilayah+DIY

YOGYAKARTA (wartakonstruksi.com) - Keberadaan undespass Kentungan belum memberikan pengaruh yang berarti dalam mengurai kemacetan di jalan arteri utara. Pasalnya titik kemacetan kini beralih pada simpang sebelum dan sesudah underpass yang baru dibuka sebulan yang lalu tersebut.

Namun demikian, infrastruktur senilai Rp 101 miliar tersebut cukup berhasil mengurai kemacetan di simpang empat Kentungan, Jalan Kaliurang yang sebelumnya menjadi langganan macet kini sudah mulai sedikit berkurang.

Baca juga

Kepala Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) DIY, M. Syidik Hidayat ST M.Eng mengatakan, penangananan kemacetan harus dilakukan secara terintegrasi, pembangunan infrastruktur bukan menjadi jaminan dalam mengatasi kemacetan.

Faktor penyebab kemacetan jalan, menurutnya, selain kapasitas jalan ada faktor lain yang menjadi penyebab kemacetan. Di antaranya adalah sistem transportasi umum, serta kesadaran masyarakat dalam mengemudi.

Dia mengakui paska beroperasinya underpass Kentungan titik kemacetan kini beralih ke simpang sebelum dan sesudah jalan bawah tanah Kentungan. Yakni simpang empat Gejayan dan simpang empat Monjali. Untuk merespons itu pihaknya akan melakukan beberapa kajian.

"Paska dibukanya underpass Kentungan, kita akan mengkaji arus lalu lintas kendaraan yang terjadi di arteri utara," kata dia.

Selain itu, dia memastikan bahwa di tahun ini tidak akan ada pembangunan underpass. Penegasan ini sekaligus menepis rumor bahwa akan ada lanjutan pembangunan underpass di simpang empat Gejayan pada tahun 2020.

"Tahun ini tidak ada pembangunan underpass, kita fokus pada percepatan pembangunan jalan Pansela," imbuh Syidik

Penulis : D-PS
Editor : Sodik
COMMENTS
Belum ada komentar dari pembaca

Opini

Popular News