KLATEN (wartakonstruksi.id) – Kelurahan Kabupaten, Kabupaten Klaten berencana merenovasi jembatan penghubung dua RW yakni RW 6 dan RW 9. Renovasi dilakukan tahun ini dengan menggunakan dana kelurahan. Tahun ini, Kelurahan Kabupaten menerima dana kelurahan sebesar Rp 350 juta.
Dari pantauan di lapangan, sepintas kondisi jembatan dengan panjang sekitar 4 meter itu terlihat masih kokoh. Tapi jembatan itu sudah terbilang tua karena dibangun pada 1972. Jembatan perlu segera direnovasi karena lalu lintas kendaraan baik roda 2 maupun 4 yang melintas cukup padat.

Di bagian bawah jembatan, besi penyangga terlihat sudah berkarat dan banyak yang keropos. Bila dibiarkan terus seperti itu, justru akan membahayakan bagi pengguna yang melintas.
Heri Waliman, salah satu warga yang ditemui wartakonstruksi.id, menyampaikan bila jembatan itu sudah saatnya direnovasi. Tak hanya diganti besi penyangga tetapi jembatan itu juga perlu diperlebar karena tidak sedikit bagian belakang kendaraan yang akhirnya menyenggol tembok jembatan saat sampai di ujung.
“Bagian belakang kendaraan kerap menyenggol tembok jembatan. Dan itu sudah sering terjadi. Jadi, jembatan ini tidak hanya diganti besi penyangga tetapi juga dilebarkan di salah satu sisinya,†ujar Heri yang pernah aktif di Rukun Kampung di Kelurahan Kabupaten pada tahun 1990-an.

Lurah Kabupaten, Hartini, memastikan jembatan penghubung RW 6 dan RW 9 itu termasuk salah satu dari 2 jembatan yang akan direnovasi dengan dana kelurahan. “Kami sudah merencanakan memperbaikinya karena besi penyangga sudah keropos dan berkarat,†kata Hartini.
Nantinya seluruh besi penyangga akan diganti agar lebih kuat menopang beban di atasnya. Renovasi direncanakan pada triwulan kedua atau ketiga karena masih menunggu pencairan dana kelurahan. “Kami juga menunggu selesainya musim hujan. Jadi pembangunan dilakukan saat memasuki musim kering. Yang jelas tahun ini ada 2 jembatan yang direnovasi dan dua talud yang dibangun,†jelas Hartini lagi. Gonang Susatyo
| Penulis | : |
| Editor | : wkeditor |