Curah Hujan Kian Tinggi, Warga Diimbau Waspadai Genangan
Kamis, 15 November 2018 05:57 WIB
YOGYAKARTA (wartakonstruksi.com) – Dinas Pekerjaan Umum Permukiman  dan ESDM (PUP-ESDM) DIY mengimbau masyarakat lebih waspada. Curah hujan yang semakin tinggi berpotensi menimbulkan gangguan pada infrastruktur, terutama saluran drainase. “Infrastruktur ke-PU-an mungkin akan terganggu seiring semakin tingginya curah hujan. Kami mengimbau masyarakat untuk lebih waspada,” ucap Kepala Dinas PUP ESDM DIY Muh Mansur ST saat berbincang dengan Warta Konstruksi, kemarin. Menurut Mansur, curah hujan yang cukup tinggi biasanya akan menimbulkan genangan-genangan pada beberapa titik. Hal ini terjadi karena ada saluran drainase yang tidak sanggup menampung banyaknya air sehingga air membludak baik ke jalanan maupun permukiman. Baca juga: Kendati begitu ia memastikan kondisi tersebut masih dalam kategori normal karena genangan biasanya tidak berlangsung lama. “Jadi genangan itu akan kembali surut dalam periode tertentu, dan itu tidak lama. Kan ada ketentuannya, dan yang biasa terjadi di kita itu masih termasuk normal,” katanya. Sebagai salah satu langkah antisipasi, Mansur meminta masyarakat lebih memperhatikan kondisi lingkungan sekitanya. Termasuk di antaranya dengan tidak membuang sampah sembarangan agar tidak menyumbat saluran irigasi.
“Infrastruktur ke-PU-an mungkin akan terganggu seiring semakin tingginya curah hujan. Kami mengimbau masyarakat untuk lebih waspada". Muh Mansur ST, Kepala Dinas PUP ESDM DIY.
Dinas PUP-ESDM, lanjut Mansur, sudah menyiapkan langkah-langkah antisipatif menyambut curah hujan yang mendekati cukup tinggi. Ketersediaan air minum, kata dia, termasuk yang diantisipasi pada musim hujan ini mengingat air minum merupakan kebutuhan domestik yang harus terpenuhi. Terkait hal ini, Mansur mengakui instansinya mungkin memang belum bisa memenuhi kebutuhan secara keseluruhan. Namun demikian, setidakya sudah ada antisipasi yang disiapkan melalui SPAM regional Kartamantul yang sudah mulai diuji coba beberapa waktu lalu. “Kota Yogyakata mungkin di akhir tahun ini sudah bisa menikmati SPAM Kartamantul. Kita sudah uji coba beberapa waktu lalu dan hasilnya bagus,” pungkasnya. (Redaksi WK)  
Penulis :
Editor : wkeditor
COMMENTS
Belum ada komentar dari pembaca

Opini

Popular News