YOGYAKARTA (wartakonstruksi.com) – Pengelolaan sumber daya air (SDA) di wilayah Yogyakarta dinilai masih belum optimal. Masih banyak persoalan yang membutuhkan penanganan intensif, tidak hanya oleh satu instansi, melainkan melibatkan komunitas atau masyarakat.
Keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan SDA telah terjalin melalui Kerjasama Operasional (KSO). Tapi lagi-lagi, KSO ini pun dinilai masih perlu ditingkatkan agar pengelolaan SDA bisa berjalan lebih baik dan efektif.
Hal ini merupakan salah satu dari enam poin hasil Sidang Pleno III Dewan SDA DIY yang digelar di Hotel Neo Malioboro Jl Pasar Kembang No.21 Yogyakarta, Selasa (3/7/2018). Sidang dipimpin Ketua Harian Dewan SDA Muh Mansur ST M.Si.
Baca juga:
Kepala Sekretariat Dewan SDA, Ir Yohanes Wibisono mengungkapkan, KSO pengelolaan SDA telah dibuat dan sudah berjalan. Hanya saja, dalam pelaksanaannya masih perlu ditingkatkan lagi. KSO, kata dia, bahkan juga diperlukan di sektor lain.
“Perlu ada KSO di sektor lain yang dibuat antara pemerintah pusat, daerah, serta masyarakat,†ucap Wibisono kepada
wartakonstruksi.com, Rabu (6/7/2018).
Ia mengakui dalam implementasinya, KSO pengelolaan SDA tidak mudah dilaksanakan. Kendati begitu, kata dia, model KSO yang diterapkan di wilayah Jawa Tengah dalam pengelolaan SDA bisa berjalan dengan baik. Keberhasilan itu bisa menjadi contoh bagi DIY untuk menerapkan pola yang serupa.
“Ide komunitas itu sangat banyak dan menarik terutama dalam hal pengawasan. Mereka bahkan sudah melangkah jauh untuk menjaga kawasan SDA itu agar tetap terjaga dengan baik. Tapi tidak semua ide itu bisa diterapkan, karena banyak ide yang juga riskan dari sisi hokum,†katanya.
Oleh karena itu, diperlukan dukungan regulasi terkait kebijakan pengelolaan SDA sebelum dilanjutkan dengan penyusunan
Memorandum of Understanding (MoU) atau KSO. Di samping regulasi kebijakan, dalam pengelolaan SDA juga diperlukan penegakan hukum berkaitan dengan pemanfaatan SDA terkait sarana prasarana dan sumber air.
“Dalam hal pengawasan lingkungan terhadap perlindungan dan pengamanan sungai perlu ada kerjasama antara pemerintah dan masyarakat atau komunitas. Pemerintah tidak mungkin bisa bekerja sendirian,†katanya.
Ia menambahkan, isu pengelolaan SDA cukup menarik diperbincangkan. Terlebih karena wilayah DIY disebut bakal mengalami krisis air dalam beberapa tahun mendatang. Kondisi itu, memerlukan antisipasi yang matang agar kebutuhan air masyarakat tetap terpenuhi.
(Redaksi WK)
| Penulis |
: |
| Editor |
: editorwk |