BANTUL (wartakonstruksi.com) – Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan kawasan Permukiman (PUPKP) Bantul buka suara terkait amblesnya badan jalan di ruas Jalan Bima, Sokowaten Wetan, Banguntapan, Bantul. Dinas berjanji segera melakukan perbaikan.
Hal itu disampaikan Sekretaris DPUPKP Bantul Yudo Wibowo melalui pesan singkat sekaligus menanggapi pemberitaan terkait jalan ambles tersebut.
Menurut Yudo, perbaikan akan dilakukan melalui anggaran pemeliharaan rutin. Namun sayang ia tidak menjelaskan kapan pelaksanaannya, meski jurnalis media ini telah berusaha menanyakan kepastiannya. â€Nanti akan kita lakukan pemeliharaan rutin dulu,†terang Yudo.
Baca juga;
Selain upaya perbaikan, jurnalis media ini juga menanyakan perihal apakah sudah ada rencana untuk peningkatan jalan di ruas jalan yang menghubungkan batas wilayah Bantul dan Kota Yogya tersebut. Terkait hal itu Yudo memastikan sampai saat ini belum ada rencana, yang ada hanya sebatas pemeliharaan rutin.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, amblasnya badan jalan di ruas tersebut sudah berlangsung sekitar sepekan yang lalu. Sayangnya pihak berwenang yang bertugas mengawasi dan memelihara jalan dalam hal ini DPUKP Bantul baru melakukan pengecekan kerusakan kemarin pagi. “Data kerusakan sudah kita cek tadi pagi,†ujar Yudo.
Sebagai jalur alternative, lalu lintas di Jalan Bima terbilang cukup padat, ditambah lebar badan jalan di ruas tersebut kurang representative. Akibatnya jika ada kendaraan besar melintas di jalur tersebut akan menimbulkan kemacetan, salah satu dari mereka harus berhenti untuk memberi jalan bagi lawan arahnya.

“Untuk kelancaran lalu lintas sudah semestinya ruas jalan di wilayah itu ditingkatkan. Masa jalan penghubung Bantul dan Kota Yogya jalannya kecil,†demikian tanggapan yang disampaikan Direktur Eksekutif Aliansi Pengawas Konstruksi (APK), Baharudin Kamba. Dia juga mendorong PU Bantul untuk segera melakukan kajian atau rekayasa lalu lintas.
Selain itu Bahar juga mengaku prihatin atas kinerja PU. Instansi berlogo baling baling tersebut dinilai kurang tanggap dalam merespon adanya kerusakan jalan. Apabila ada kerusakan yang berpotensi menimbulkan kecelakaan harus segera ditangani.
“Kalau skala kerusaknya ringan segera diperbaiki jangan dibiarkan hingga berhari-hari bahkan berminggu-minggu. Sekarang hujan juga semakin intens, instansi terkait harus meningkatkan monitoring karena bukan mustahil banyak kerusakan akibat guyuran hujan,†tegasnya.
(Dodi P/Sodik)
| Penulis |
: |
| Editor |
: wkeditor |