BANTUL (wartakonstruksi.id) - Musim hujan hampir selalu diikuti kerusakan pada infrastruktur salah satunya jalan. Jalan yang semula mulus tak jarang berubah bolong-bolong setelah diguyur hujan. Ini juga yang terjadi pada ruas jalan Pleret di depan SD Kauman Pleret yang berdempetan dengan Kantor Kecamatan Pleret.
"Bolong parahnya pas mulai hujan kemarin. Kemarin (tahun 2018) sempat ditambal, tapi bolong lagi," ucap Rahma, penjual jus buah yang kiosnya langsung berhadapan dengan jalan yang bolong, Jumat (18/01/2019).
Rahma mengungkapkan, sekitar lima bulan lalu ada petugas yang menambal kerusakan menggunakan aspal. Akan tetapi, jalan tersebut bolong lagi. Dia menduga, aspal yang digunakan untuk menambal itu kualitasnya tidak baik sehingga bolongan kembali timbul setelah diguyur hujan. Meski begitu ia bersyukur karena belum ada korban laka lantas di ruas jalan yang bolong itu.
Baca juga:
Rahma pun berharap ke depan tidak ada yang kecelakaan di ruas jalan itu dan agar pihak berwenang segera menambal atau memperbaiki lubang tersebut. Dia juga berharap ruas jalan Pleret kualitasnya sama dengan jalan Jejeran - Pleret yang jarang ada lubang dan permukaannya rata.
Di perbatasan antara jalan bolong dan halaman bersama di depan kios kus buah, terlihat sejumlah paving block tersusun agar jalan lebih rata. Paving block tersebut disimpan pemilik kiosnya. Penutupan dengan paving yang dilakukan 4 hari lalu agar lubang yang tergenang air hujan tidak terciprat ke kios.

"Kalau sore dan malam di samping kiri halaman toko ini ada pedagang burjo yang berjualan. Bisanya pedagang itu menutupi lobang itu dengan kotak buah. Agar pengendara tidak melewati jalan berlubang itu, kalau lewat bisa nyiprat ke mana-mana," jelasnya.
Camat Pleret, M. Alwi mengaku sudah ke melaporkan kondisi jalan itu ke Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPKP) Bantul. "Saya kemarin pagi menemui Kepala Dinas PU menanyakan kepastian kapan jalan rusak parah itu mau diperbaiki. Jawabannya menunggu anggaran turun tahun ini," ujar Alwi.
Arif KF
| Penulis |
: |
| Editor |
: wkeditor |