Jembatan Darurat Tambakrejo Kelar, Jembatan Lama Mulai Dibongkar
Senin, 18 Februari 2019 07:06 WIB
SLEMAN (wartakonstruksi.com) – Pembangunan jembatan darurat Tambakrejo selesai dilakukan sesuai jadwal. Lalu lintas di kawasan itu pun berjalan tanpa hambatan dan jembatan lama yang akan ditingkatkan mulai dibongkar. Menurut Heri Haryanto, salah satu pekerja proyek, jembatan darurat yang letaknya di sisi utara jembatan lama berfungsi untuk mengakomodir pengguna jalan agar tetap melintasi jalan tersebut. Jembatan darurat dibangun dengan lebar 2 meter dan panjang sekitar 10 meter. ”Sebenarnya jembatan ini khusus untuk roda dua, tapi kalau malam hari hari dilewati roda empat. Mobil muatan atau mobil box tidak boleh lewat di sini, hanya mobil pribadi saja,” kata Heri belum lama ini. Baca juga: Dia juga mengatakan,  saat ini tengah melaksanakan pekerjaan pembongkaran pondasi jembatan lama, sedangkan pelaksanaan proyek dikerjakan pada setiap hari, selain Minggu. ”Kami bekerja setiap hari selain hari, pada hari Minggu kami libur, bekerja sesuai standar kerja dari jam 08.00 – 16.00,” jelas dia Jembatan Tambakrejo merupakan satu di antara 4 jembatan yang dibangun di sepanjang Jalan Gito –Gati oleh Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (DPUP-ESDM) DIY dengan alokasi anggaran senilai Rp 1,35 miliar. Proyek digarap oleh CV Triasa. Jembatan Tambakrejo memiliki panjang 6 meter dan lebar lantai 9 meter. Pekerjaan dijadwalkan selesai dalam waktu 120 hari. Jembatan Tambakrejo merupakan salah satu yang dibuatkan jembatan darurat selain Jembatan Gondanglegi. Dua jembatan ini menjadi prioritas dan ditarget selesai lebih awal.

Pondasi jembatan Tambakrejo yang lama mulai dibongkar menyusul selesainya pembangunan jembatan darurat. Foto: Eko Purwono

Jembatan Gondanglegi senilai Rp 1,13 miliar memiliki bentang 5 meter dan lebar 9 meter digarap oleh CV Raharjo Putro. Kemudian masih ada dua jembatan lainnya namun tidak dibuatkan jembatan darurat karena kondisi sekitarnya tidak memungkinkan. Jembatan itu adalah Jembatan Denggung dan Tlacap. Jembatan Denggung senilai Rp 3,22 miliar memiliki bentang 18,5 meter dan lebar 11 meter digarap PT Surya Karya Setiabudi (SKS), kemudian jembatan Tlacap dengan bentang 14 meter dan lantai jembatan 9 meter digarap PT Soyuren Indonesia. Durasi pekerjaan kedua jembatan Selama 180 hari. (Eko Purwono/*)  
Penulis :
Editor : wkeditor
COMMENTS
Belum ada komentar dari pembaca

Opini

Popular News