Musim Hujan Kian Dekat, Kontraktor Diminta Tambah Alat Berat
Selasa, 16 Oktober 2018 12:11 WIB

Aris Balai

KULONPROGO (wartakonstruksi.id) – Proyek pengendalian banjir di Kabupaten Kulonprogo bagian selatan khususnya di lokasi seputaran bandara baru tengah dilakukan percepatan. Percepatan tersebut dilakukan guna mengantisipasi datangnya musim hujan. Proyek dengan nilai yang menembus angka ratusan miliar tersebut menjadi sangat urgent karena, apabila pembangunannya sesuai rencana dapat mengatasi banjir yang sering terjadi di wilayah tersebut. Baca juga: PPK Sungai Pantai II BBWS Serayu Opak, Aris Fajar Suryono ST kepada wartakonstruksi.com, Selasa (16/10/2018) mengatakan, pembangunan proyek pengendali banjir akan dipercepat. Percepatan diprioritaskan pada pengerjaan struktur bagian bawah, dengan demikian ketika musim hujan tiba proyek dapat berjalan normal. Instruksi percepatan, lanjut Aris sudah dilakukan sejak bulan Agustus lalu. Dia mengaku telah meminta kepada pihak kontraktor untuk menambah alat dan tenaga kerja. "Sejak bulan Agustus, saya minta kontraktor untuk menambah alat dan tenaga sebagai antisipasi jelang musim hujan. Pekerjaan struktur bawah lebih dipercepat, sehingga waktu hujan masih bisa mengerjakan untuk struktur atas," jelas Aris. Lebih jauh Aris menyampaikan bahwa progres pembangunan prasarana pengendali banjir sungai Progo Cs per 15 Oktober 2018 telah mencapai 74.994 persen dari rencana 71.403 persen atau mengalami deviasi positif meski nilainya kurang begitu signifikan. Selain untuk mengatasi dampak banjir yang terjadi pada Daerah Aliran Sungai (DAS) Progo di Kabupaten Kulonprogo, pembangunan penanggulangan banjir di kawasan strategis nasional ini adalah dalam rangka untuk mendukung program ketahanan pangan nasional. Disebutkan sebelumnya, lahan persawahan yang terkena banjir akibat meluapnya sungai Progo dan anak-anak sungainya berupa lahan pertanian seluas kurang lebih1.165,25 hektar. Di samping lahan pertanian juga berfungsi untuk mengamankan area permukiman warga, serta jalan nasional. Dodi Pranata
Penulis :
Editor : wkeditor
COMMENTS
Belum ada komentar dari pembaca

Opini

Popular News