Proyek Irigasi Tersier Sempat Ditinjau Jokowi, Bendung Rusak Tak Dibenahi
Jumat, 28 September 2018 05:37 WIB

Irigasi Tersier

SLEMAN (wartakonstruksi.id) – Pembangunan saluran irigasi tersier yang dilakukan Pemdes Sendangtirto, Berbah, Sleman selesai 100 persen. Namun proyek yang sempat ditinjau Presiden RI Joko Widodo belum lama ini dipastikan tidak  bisa berfungsi maksimal. Hal itu dipicu kerusakan pada dua sumber penyuplai air yang mengalir melalui saluran irigasi tersier ke lahan pertanian warga. Kedua sumber itu adalah Bendung Klonthongan dan Blendangan. Sehingga saluran irigasi itu baru akan berfungsi optimal setelah kerusakan pada kedua bendung dibenahi. Bendung Klonthongan dan Blendangan merupakan dua bendung yang cukup vital bagi pengairan lahan petani di Sendangtirto. Sayang pada beberapa bagian bendung  Klonthongan mengalami kerusakan pasca kunjungan Presiden. Akibatnya pada beberapa tempat mengalami defisit air. Baca juga: ”Bendung Klontongan mengalami rusak parah, pada bagian bawah hampir jebol sehingga air tidak mengalir. Sedangkan 5 padukuhan yang airnya mengandalkan sumber dari Glendangan yang pada musim kemarau ini mengalami kekeringan,” ucap Kepala Desa Sendangtirto, Sardjono. Meski dua bendung penopang utama pengairan bagi lahan warga belum diperbaiki, namun Pemdes baru saja menyelesaikan pembangunan saluran irigasi tersier di Padukuhan Tampungan. Bangunan tersebut difungsikan sebagai saluran air untuk mensuplai pengairan pertanian, terlebih di saat memasuki musin kemarau. Untuk membangun saluran irigasi ini, Pemdes Sendangtirto mengalokasikan Rp 196 juta dari anggaran dana desa. “Waktu pengerjaan selesai  selama delapan minggu, bulan Juli hingga Agustus. Dengan bangunan ini diharapkan dapat mencukupi kebutuhan air bagi pertanian,” jelas Sardjono. Dalam pelaksanaan proyek sepanjang 300 meter itu, kata Sardjono, memprioritaskan sejumlah tenaga kerja lokal atau warga sekitar yang didominasi warga miskin. Eko Purwono
Penulis :
Editor : wkeditor
COMMENTS
Belum ada komentar dari pembaca

Opini

Popular News