- Ukuran Pendopo Kalah Besar, Kecamatan Pleret Minta Renovasi
- Intakindo Gelar Uji Kompetensi Tenaga Ahli Konsultan
- Warga Keluhkan Bekas Jacking Pipa, Kontraktor Sebut Pekerjaan Belum Selesai

Sempat ada petugas yang melakukan pengukuran di jalan sempit ini, namun belum diketahui kapan pelebaran akan dilakukan. Jalan sempit rawan kecelakaan. Foto: Arif K Fadholy
Sarni mengungkapkan, saat membuat jalan, aspalnya tidak mencukupi sehingga jalan dipersempit. Beberapa waktu lalu dia melihat ada petugas yang mengukur jalan untuk diperlebar, namun dirinya tidak tahu kapan akan direalisasikan. Kendala lainnya, lanjut Sarni, trotoar di pinggir jalan itu dianggap terlalu tinggi dan lebar. Trotoar dibuat pemerintah desa. “Jalan masuk ke tempat (rumah) saya saja semakin sempit, harusnya lebih lebar lagi. Ya namanya juga pemerintah desa, kan lebih kuasa," keluh Sarni. Berjalan ke arah barat, tepatnya di Dusun Kedungpring, Desa Bawuran, Pleret, Ngatiran (55) warga setempat mengungkap harapan yang sama. "Solusi biar enggak mepet-mepetan kan dilebarkan jalan ini. Jalan ini tidak memenuhi syarat lebarnya, soalnya jalan di sini ramai, apalagi pas liburan," ujar Ngatiran. Menurut Ngatiran, jalan alternatif ke Wonosari itu lebarnya hanya sekitar 3 meter dan kendaraan yang lewat sering terjadi serempetan, khususnya di depan kiosnya. Apabila dilebarkan, maka pengendara dan pejalan kaki akan semakin aman. Jurnalis : Arif K Fadholy Editor   : Sodik