KULONPROGO (wartakonstruksi.com) - Warga Kedunggong di Gang Sofa, RT 04 RW 15, Kelurahan Wates, Kabupaten Kulonprogo yang berada di daerah aliran induk Sungai Serang bergotong royong untuk membangun saluran air dan drainase pembuangan air hujan.
Saluran air dan drainase dibuat di sisi jalan sepanjang 147 meter. Sayangnya, pihak Kelurahan Wates yang dimintai bantuan oleh warga setempat terkait pembangunan tersebut justru meresponnya.
"Gerbang Bintang Selatan (GBS) melihat dan mencermati peristiwa dan kegiatan masyarakat ini, sangat mengapresiasi akan kearifan lokal yang telah mendorong kegiatan pembangunan yang berbasis dan berdaya guna bagi masyarakat ini," ujar Gendut Minarto kepada
wartakonstruksi.com, Minggu malam.
Baca juga:
Untuk itu, pihaknya berharap kepada pihak-pihak terkait dan stakeholder untuk memastikan kegiatan masyarakat melalui gotong royong ini disambut terutama pemerintah daerah agar memfasilitasi, sehingga realitas dan prioritas pembangunan yang diharapkan masyarakat bisa tercapai.
Di wilayah RT 05 RW 15, sekitar tiga tahun terakhir selalu tergenang luapan air sungai Serang dan resapan air hujan yang tidak mengalir dikarenakan pintu air sungai Serang tidak bekerja dan sedimen sungai menggunung.
Ketua RT 04, Khoirudin mengatakan, pihaknya sudah menyampaikan kepada pihak Kelurahan Wates, namun belum juga ada realisasi.
"Untuk itu bersama seluruh warga membuat panitia pembangunan dan membuat rencana anggaran biaya proyek pembangunan (RAP) sebesar RpÂ
53Â juta yang sampai hari ini bisa terlaksana atas dukungan dari seluruh masyarakat dan donatur," ujar Khoirudin.
Sumbangan dana dari donator cukup lumayan sebesar Rp 25 juta. Kemudian, pengerjaan dilaksanakan secara bergotong royong dengan seluruh masyarakat setempat.
Jurnalis : Arif K fadholy
Editor   : Sodik
| Penulis |
: |
| Editor |
: wkeditor |