Poles Deswita Timur, Pemdes Selomartani Gelontor Dana Rp 60 Juta
Selasa, 08 Januari 2019 21:16 WIB

Nur-Widayati-650x374

Klengkeng-1

SLEMAN (wartakonstruksi.com) – Pemerintah Desa Selomartani  Kecamatan Kalasan terus mendorong pengembangan desa wisata di wilayahnya. Dalam waktu yang tidak lama lagi, Pemdes akan menggelontor dana desa (DD) sebesar Rp 60 juta untuk peningkatan desa wisata di Padukuhan Timur, dengan mengangkat ikon berupa tanaman holtikultura jenis klengkeng. Kepala Desa Selomartani, Nur Widayati SH mengungkapkan, dana yang digelontor bakal digunakan untuk penambahan sarana prasarana pada taman yang sudah berdiri sejak 3 tahun silam. Kini pihaknya tengah memastikan kesiapan kelompok penerima bantuan melalui latihan pelaksanaan agar pengelolaannya tepat sasaran dan tepat guna. Baca juga: “Di Padukuhan Timur kita sudah punya sumber daya alam berupa sungai yang alami. Sebelumnya telah kita beri bantuan stimulan berupa pohon klengkeng sekitar 300 pohon. Dalam waktu dekat ini akan kita alokasikan dana Rp 60 juta,” kata Nur Widayati, Selasa (8/1/2019). Rencana ke depan, terang dia, akan dibuat desain berupa area edukasi  khusunya bagi anak dan dilengkapi fasilitas permainan tradisional. Terkait pemanfaatan dana Rp 60 juta yang digelontorkan, dalam perencanaan pada bagian sungai akan dibersihkan dan di sepanjang bantaran sungai akan ditanami tanaman anggur merah dan dilengkapi semacam pergola. ”Nantinya pengunjung bisa memetik sendiri,” terangnya.

Nur Widayati SH, Kades Selomartani, Kalasan. Foto: Eko Purwono

Dia berharap desa wisata ini dapat mendorong pemberdayaan masyarakat sekaligus peningkatan taraf ekonomi. Melalui desa wisata, penduduk setempat diharap tidak perlu lagi bekerja keluar. ”Tidak perlu bekerja keluar karena ada pemberdayaan ekonomi di wilayah. Contohnya bisa membuka warung-warung atau usaha lainnya,” tuturnya. Ditambahkanya, Pemdes Selomartani yang terdiri dari 20 padukuhan telah melaksanakan pembangunan dengan penyerapan  DD mencapai Rp 977 juta pada tahun 2018. Pada tahun 2019, program pembangunan berlanjut dengan alokasi dana desa sebesar Rp 1,2 miliar. (Eko Purwono/Sodik)
Penulis :
Editor : wkeditor
COMMENTS
Belum ada komentar dari pembaca

Opini

Popular News